Ambrosius” karya Chr. K. F. Molbech adalah sebuah drama yang ditulis pada akhir abad ke-19. Ceritanya berlangsung di sebuah kediaman pedesaan di Denmark pada tahun 1731, dan fokus pada kompleksitas hubungan cinta serta perbedaan kelas sosial yang dialami oleh berbagai tokoh, termasuk Baron, putrinya Abigael, dan tunangannya, Junker Claus. Di awal drama, kita diperkenalkan pada Abigael dan pelayannya, Bodil, yang sedang menunggu kedatangan Junker Claus. Dalam percakapan mereka, terlihat bahwa perasaan Abigael terhadap pertunangannya bersifat ambivalen; ia tidak ingat telah secara resmi menerima lamaran Claus. Kemudian, masuknya Ambrosius Stub, seorang penulis muda yang bekerja di kediaman tersebut, menarik perhatian karena sifatnya yang santai dan bakat musiknya yang berbeda jauh dengan harapan yang ditujukan pada Abigael sebagai putri seorang Baron. Seiring perkembangan hubungan antar tokoh dan ekspektasi masyarakat, dinamika ambisi, cinta, serta proses pengambilan keputusan menjadi fokus utama cerita, yang kemudian memicu berbagai konflik dan perubahan karakter para tokoh.