The Little Red Hen” karya Florence White Williams merupakan cerita rakyat anak-anak yang diceritakan ulang dan diilustrasikan pada awal abad ke-20. Buku ini menceritakan kisah seekor ayam betina yang rajin; meskipun teman-temannya di kandang enggan membantunya, ia tetap melakukan pekerjaan menanam gandum, memanennya, dan membuat roti. Pesan moral dalam cerita ini adalah tentang nilai kerja keras dan konsekuensi dari kemalasan, sehingga buku ini sangat cocok dibaca oleh anak-anak, sekaligus dapat dijadikan alat pengajaran yang efektif untuk mengajarkan nilai tanggung jawab dan kerja sama tim. Dalam cerita tersebut, Ayam Merah Kecil menemukan sebuah biji gandum dan memutuskan untuk menanamnya. Sepanjang proses pertumbuhan gandum tersebut, kucing, babi, dan tikus menolak membantunya dengan tugas-tugas apa pun, seperti menanam, memotong, atau menggiling gandum. Meskipun mereka acuh tak acuh, ayam itu tetap gigih dan menanggung semua tanggung jawab tersebut sendiri. Ketika roti akhirnya jadi, makhluk-makhluk yang sebelumnya menolak membantu tersebut dengan antusias meminta untuk makan roti itu. Namun, Ayam Merah Kecil dengan bangga mengklaim hasil kerja kerasnya sendiri, sehingga cerita ini mengajarkan pelajaran berharga bahwa imbalan hanya dapat diperoleh melalui usaha sendiri.
Dilengkapi ilustrasi oleh penulisnya sendiri.