"Rinkitink in Oz" karya L. Frank Baum adalah novel fantasi anak-anak yang ditulis pada awal abad ke-20. Kisah jenaka ini memperkenalkan pembaca kepada Pangeran Inga dari Pingaree, yang memulai petualangan penuh keajaiban, aksi berani, dan upaya menyelamatkan orang tuanya. Bersama Raja Rinkitink dan kambingnya yang nakal, Bilbil, Inga mengarungi perairan petualangan yang berbahaya saat mereka berusaha menghadapi para pejuang barbar Regos dan Coregos. Bagian pembuka novel ini menggambarkan kehidupan damai Pangeran Inga dan ayahnya, Raja Kitticut, di pulau Pingaree yang indah. Ketenangan itu tiba-tiba hancur ketika para penyerbu dari pulau-pulau tetangga menangkap keluarga kerajaan dan memperbudak rakyat Pingaree. Di tengah kekacauan tersebut, Inga mengetahui dari ayahnya tentang tiga mutiara ajaib yang memiliki kekuatan luar biasa. Kisah ini berkembang mengikuti tekad Inga untuk menyelamatkan orang-orang yang dicintainya, menjadi awal bagi perjalanan beraninya melintasi Samudra Nonestic bersama para pendamping tak terduga. Perjalanannya tidak hanya menjanjikan petualangan, tetapi juga mengisyaratkan interaksi cerdik dan jenaka di antara para tokoh, terutama Raja Rinkitink yang riang dan kambing Bilbil yang sinis.