“Infelizes: Historias Vividas” karya Ana de Castro Osório adalah kumpulan cerita pendek yang menyentuh, ditulis pada akhir abad ke-19. Buku ini mengeksplorasi kehidupan orang-orang yang kurang beruntung, dengan berfokus pada pengalaman kaum tertindas dan terpinggirkan dalam masyarakat. Melalui narasi emosional yang kaya, buku ini merenungkan tema penderitaan, kehilangan, dan kompleksitas hubungan antarmanusia, yang kerap membangkitkan rasa nostalgia serta empati mendalam terhadap para tokohnya. Bagian pembuka buku ini membangun suasana reflektif ketika narator diliputi kerinduan dan belas kasih dalam keadaan demam, mengenang “infelizes” (orang-orang yang tidak bahagia) di dunia. Salah satu tokoh penting yang diperkenalkan adalah Bibi Clara, seorang perempuan berusia seratus tahun yang mengenang masa mudanya yang penuh semangat pada masa penuh pergolakan, terutama dengan menyoroti pengalaman keluarganya selama invasi Prancis. Bagian ini merajut permadani kenangan yang dipenuhi sejarah pribadi dan kolektif, menggambarkan perjuangan yang dihadapi individu serta dampak abadi yang ditinggalkan perjuangan tersebut terhadap identitas dan hubungan mereka. Melalui renungan nostalgia Clara, pembaca diajak memasuki dunia yang kaya sekaligus getir milik mereka yang memikul beban duka masa lalu dan harapan yang tak kunjung padam.