“A Budget of Christmas Tales” karya Charles Dickens dan penulis lainnya adalah kumpulan cerita pendek yang ditulis pada akhir abad ke-19. Antologi ini menyajikan berbagai kisah bernuansa perayaan yang berpusat pada tema Natal, termasuk beberapa karya terkenal dari Charles Dickens, salah satunya “A Christmas Carol.” Kumpulan cerita ini kemungkinan besar menggali semangat Natal dengan mengeksplorasi tema kemurahan hati, penebusan, dan pentingnya kebersamaan. Pada awal “A Christmas Carol,” kita diperkenalkan kepada Ebenezer Scrooge, seorang lelaki tua kikir dan berhati dingin yang menolak Natal beserta segala sesuatu yang diwakilinya. Kisah ini dibuka dengan pernyataan tegas bahwa Jacob Marley, rekan Scrooge, telah meninggal, sehingga membangun nuansa muram yang mencerminkan karakter Scrooge. Seiring berjalannya cerita, kita menyaksikan interaksi Scrooge dengan keponakannya yang ceria, Fred, serta para pria dermawan yang mendesaknya untuk membantu kaum miskin. Meskipun mereka bersikap baik, Scrooge tetap teguh dalam kebenciannya terhadap Natal, memilih untuk menjaga jarak dari kehangatan dan kemurahan hati manusia, yang menjadi landasan bagi perubahan dirinya kelak ketika ia berhadapan dengan roh-roh Natal.