“Les Mystères du Louvre” karya Octave Féré adalah novel sejarah yang ditulis pada akhir abad ke-19. Kisah ini berlatar Prancis pada awal abad ke-16, dengan Istana Louvre yang megah dan sarat sejarah sebagai latar, yang menjalankan berbagai fungsi, dari kediaman hingga benteng. Novel ini memadukan sejarah dan intrik, menyelami kehidupan serta pergulatan para tokohnya di tengah gejolak politik pada masa itu. Di antara mereka, pembaca akan menjumpai tokoh-tokoh penting seperti Louise de Savoie, sang wali penguasa, dan Triboulet, si pelawak kerajaan, ketika mereka mengarungi samudra kekuasaan, kesetiaan, dan kemungkinan terjadinya peristiwa supranatural yang penuh misteri. Pada awal buku, suasananya muram, mencerminkan kekacauan tahun 1525. Setelah serangkaian kemalangan, termasuk kematian sang ratu dan kekalahan militer Prancis, Louise de Savoie mendapati dirinya berada dalam suasana suram Louvre, yang telah kehilangan kemegahan masa lalu. Narasi ini memperkenalkan Triboulet, yang mencairkan suasana istana yang kelam dengan humor, tetapi juga menghadirkan kisah misterius tentang penampakan hantu yang membangkitkan rasa ingin tahu dan ketakutan di antara para anggota istana. Saat Triboulet menceritakan pertemuannya dengan sosok dari alam gaib, ketegangan di dalam istana meningkat, didorong oleh perebutan kekuasaan dan intrik politik, serta memberikan petunjuk tentang rahasia-rahasia gelap yang tersimpan di Louvre. Semua itu menjadi awal bagi penelusuran masa lalu yang mendebarkan, yang berpadu dengan unsur supranatural.