“The Power of Sexual Surrender” karya Marie Nyswander Robinson adalah sebuah publikasi ilmiah yang ditulis pada akhir abad ke-20. Buku ini membahas isu penting mengenai frigiditas seksual pada perempuan, yang didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk menikmati cinta seksual secara maksimal, sebuah masalah yang memengaruhi sebagian besar perempuan yang telah menikah. Robinson, berdasarkan pengalamannya sebagai psikiater, bertujuan untuk mendidik dan memberdayakan perempuan agar memahami kesehatan seksual mereka serta faktor-faktor psikologis yang melatarbelakangi frigiditas, sekaligus berupaya meningkatkan hubungan intim mereka. Buku ini diawali dengan kata pengantar, tempat penulis menekankan seriusnya frigiditas seksual dan dampaknya bukan hanya terhadap individu, melainkan juga terhadap perkawinan dan keluarga. Robinson memperkenalkan konsep frigiditas seksual, menjelaskan berbagai bentuk dan akar psikologisnya, sembari membandingkannya dengan kesadaran yang terus berkembang mengenai seksualitas perempuan dalam lanskap pasca-Victoria. Ia menegaskan bahwa pengetahuan dan pemahaman merupakan kunci untuk mengatasi tantangan semacam itu, serta menganjurkan pentingnya pendidikan bagi perempuan dan pasangan mereka, sehingga meletakkan dasar bagi pembahasan yang lebih mendalam dalam bab-bab berikutnya.