“Feuilles mortes” karya Jacques Morel adalah novel bergambar yang ditulis pada awal abad ke-20. Kisahnya berkisar pada kehidupan dan perenungan seorang perempuan bernama Geneviève ketika ia menjalani masa mudanya, perjalanan waktu, serta hubungannya dengan tokoh-tokoh penting seperti ayahnya dan seorang perempuan bernama Mme Chardin. Narasi ini menangkap esensi nostalgia, kenangan masa kanak-kanak, dan getir-manisnya peralihan dalam kehidupan. Pada awal novel, Geneviève mendapati dirinya berusia empat puluh tahun, merenungkan masa lalu dan keindahan masa mudanya yang cepat berlalu. Ketika ia mengingat kembali kesan-kesan masa kanak-kanaknya, khususnya hubungannya dengan pengasuhnya dan kemudian mentornya, Mlle Verdy, ia mulai memilah-milah kenangan, baik yang membahagiakan maupun yang menyakitkan, seperti daun-daun berguguran. Bagian pembuka memperkenalkan kehidupannya yang tenang, pengaruh para mentor penting, dan mulai tumbuhnya cinta pertama, sekaligus menyiapkan landasan bagi penelusuran yang lebih mendalam terhadap jati diri dan pengalaman Geneviève dalam bab-bab berikutnya. Narasi ini merangkai penggambaran yang lembut dan penuh perenungan tentang bagaimana masa lalu membentuk masa kini.
Halaman Wikipedia tentang buku ini: fr.wikipedia.org/wiki/Feuilles_mortes