“Napváros” karya Ferenc Herczeg adalah sebuah novel yang ditulis pada awal abad ke-20. Ceritanya berlangsung di kota fiktif yang muram, Nona, yang dicirikan oleh kurangnya sinar matahari, kelembapan, dan suasana yang menekan, mencerminkan rasa gentar dan takhayul yang merasuki kehidupan para penduduknya. Bab-bab pembuka memberikan gambaran yang kaya tentang lingkungan kota yang gelap sekaligus memperkenalkan tokoh-tokoh utama, termasuk Filippa, putri rektor kota, yang terseret ke dalam konflik dramatis dengan kota tetangga yang lebih semarak, Napváros, tempat ia dibawa pergi oleh Leif, putra sang kapten. Bagian pembuka “Napváros” menjadi landasan cerita dengan menggambarkan secara hidup lingkungan Nona yang tandus, tempat kota itu terbebani oleh takhayul dan ketakutan terhadap penguasa. Cerita ini mengikuti petualangan Filippa ketika ia melakukan ziarah ke sebuah kapel di tepi laut, ditemani para pelayannya, tetapi kemudian diculik oleh Leif. Narasi segera membangun nuansa keterjebakan dan konflik, ketika kehidupan Filippa terjalin dengan hasrat penculiknya untuk menjadikannya pengantin, yang menghasilkan momen-momen penting yang semakin membentuk drama cerita serta ketegangan antara kedua kota. Kilasan ke dalam bab-bab awal ini menyampaikan firasat buruk yang mendalam dan memikat pembaca melalui tema cinta, perebutan kekuasaan, serta tarik-menarik antara kegelapan dan cahaya.