Ekspresi Emosi pada Manusia dan Hewan” karya Charles Darwin merupakan karya ilmiah yang diterbitkan pada tahun 1872. Studi evolusioner besar ketiga ini mengkaji asal-usul biologis dari perilaku emosional manusia—mulai dari senyuman dan ekspresi cemberut hingga rona merah di wajah atau reaksi terkejut. Dengan menantang penjelasan-penjelasan spiritual tradisional, Darwin mengaitkan berbagai ekspresi emosi tersebut dengan perilaku hewan, dan berpendapat bahwa ekspresi-ekspresi ini bersifat universal di semua budaya manusia. Dengan menggunakan metode-metode inovatif seperti kuesioner, eksperimen psikologis, serta teknik fotografi yang canggih pada masa itu, Darwin berhasil menemukan hubungan antara keadaan mental dan gerakan fisik, yang oleh sebagian orang dianggap sebagai dasar dari ilmu psikologi modern.
Halaman Wikipedia tentang buku ini: en.wikipedia.org/wiki/The_Expression_of_the_Emotions_in_Man_and_Animals