Southern Horrors: Lynch Law in All Its Phases” karya Ida B. Wells-Barnett merupakan catatan sejarah yang ditulis pada awal tahun 1890-an, dan secara khusus membahas masalah pelaksanaan hukuman gantung oleh massa di wilayah Selatan Amerika. Buku ini menjadi bukti nyata akan kekejaman yang dialami oleh orang-orang Afrika-Amerika, terutama akibat tuduhan palsu yang sering kali memicu kekerasan dan tindakan hukuman gantung tersebut. Buku ini bertujuan untuk mengungkap narasi-narasi rasisme yang merajalela dan digunakan sebagai alasan untuk membenarkan tindakan kekerasan tersebut, seolah-olah hal itu dilakukan demi melindungi “hormat” wanita kulit putih. Dalam buku ini, Wells-Barnett menyampaikan detail mengenai berbagai insiden hukuman gantung dan menyoroti rasisme sistemik serta ketidakadilan sosial yang menjadi pemicu kekerasan tersebut. Ia dengan tegas membuktikan bahwa tuduhan terhadap pria kulit hitam, khususnya terkait dugaan pemerkosaan wanita kulit putih, seringkali tidak berdasar; pelaksanaan hukuman gantung tersebut lebih didorong oleh kebencian rasial dan keinginan untuk mempertahankan supremasi kulit putih. Melalui kombinasi anekdot pribadi, data statistik, dan kesaksian, penulis menunjukkan bahwa korban sebenarnya dari kekejaman sosial ini adalah orang-orang Afrika-Amerika, yang sering kali dinafikan haknya dan menjadi sasaran eksekusi yang brutal, bahkan di depan umum. Pada akhirnya, Wells-Barnett menyerukan kesadaran nasional terhadap ketidakadilan ini, mengajak masyarakat untuk mengakui kemanusiaan komunitas Afrika-Amerika, dan menuntut pertanggungjawaban atas tindakan kekerasan rasial tersebut.