“Time Crime” karya H. Beam Piper adalah novel fiksi ilmiah yang ditulis pada pertengahan abad ke-20. Kisahnya berkisar pada operasi Polisi Parawaktu, yang bertugas menyelidiki perdagangan budak keji yang melanggar batas berbagai linimasa. Tokoh utamanya, Kiro Soran, seorang kapten penjaga, menemukan kaitan mengerikan antara para budak yang dibeli di sebuah perkebunan dan asal-usul mereka di garis waktu yang berbeda, yang mengarah pada penyelidikan kompleks yang melibatkan berbagai tokoh sembari bergulat dengan dilema moral. Bagian pembuka “Time Crime” memperkenalkan pembaca pada sebuah perkebunan di Sektor Esaron Tingkat Ketiga, tempat Kiro Soran dan Dosu Golan, pengelola perkebunan, terlibat dalam pembelian seratus budak dari seorang pedagang Calera. Saat mengamati para budak itu, Soran menyadari bahwa mereka bukan penduduk setempat, melainkan berasal dari Sektor Kholghoor di India, yang menunjukkan bahwa mereka diculik dan dibawa melintasi waktu untuk dijual. Penemuan ini mendorong Soran untuk bertindak, memberi tahu Polisi Parawaktu, dan membuka jalan bagi penyelidikan yang lebih mendalam terhadap kegiatan kriminal para pedagang budak misterius yang dikenal sebagai Pedagang Penyihir. Bagian pembuka ini membangun suasana tegang dan menegaskan gawatnya situasi, sekaligus mengisyaratkan implikasi yang lebih luas dari perjalanan waktu dan etika dalam konteks perbudakan serta perdagangan.