"Multatuli" karya Jeanette van den Bergh van Eysinga-Elias merupakan catatan biografis yang ditulis pada awal abad ke-20. Karya ini mengulas kehidupan dan kontribusi penulis Belanda terkemuka Eduard Douwes Dekker, yang dikenal dengan nama pena Multatuli, dengan fokus khusus pada cita-citanya akan kebebasan dan keadilan yang dipengaruhi oleh konteks revolusioner pada masanya. Biografi ini kemungkinan mencakup peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan Dekker—masa kanak-kanaknya, pengalamannya di Hindia Belanda, serta perubahan sosial dan politik yang hendak didorongnya. Bagian pembuka buku ini mengupas latar belakang sejarah Eropa selama Revolusi Prancis dan Perang Napoleon, dengan menyoroti pertentangan antara semangat revolusioner dan konservatisme yang mengikutinya. Bagian ini memperkenalkan masa kecil Dekker, menguraikan dinamika antara ayahnya yang otoriter dan ibunya yang penuh kasih, serta impian masa mudanya untuk membawa perubahan di dunia. Bagian tersebut menekankan akar idealismenya, termasuk kisah-kisah ketidakadilan sosial yang disaksikannya pada masa muda dan rasa tanggung jawab yang pada akhirnya membimbing kehidupan serta tulisan-tulisannya. Landasan ini mempersiapkan pembahasan tentang karya-karyanya di kemudian hari dalam membela hak-hak kaum tertindas, sekaligus menegaskan dampak sosial penting yang hendak diwujudkannya.