“Warum wir sterben” karya Dr. Alexander Lipschütz adalah publikasi ilmiah yang ditulis pada awal abad ke-20. Karya ini mengeksplorasi hubungan kompleks antara kehidupan dan kematian, dengan menekankan perspektif biologis mengenai mortalitas, proses penuaan, serta dampak mikroorganisme terhadap kesehatan. Lipschütz menyajikan kajian mendalam tentang fisiologi sel dan patologi, dengan merujuk pada berbagai teori ilmiah, termasuk teori-teori yang dikemukakan oleh para peneliti terkemuka. Bagian pembuka teks memperkenalkan konsep “Bazillenfurcht”, atau ketakutan terhadap bakteri, dan mengaitkannya dengan tema mortalitas yang lebih luas. Lipschütz membahas pandangan Profesor Metschnikoff, yang berpendapat bahwa bakteri usus berkontribusi terhadap penuaan dan kematian. Melalui analisisnya, pengarang mengkritik kesalahpahaman umum tentang kehidupan, kesehatan, dan keniscayaan kematian, lalu secara bertahap mendalami penjelasan ilmiah yang lebih rumit. Ia menyoroti tantangan dalam membuktikan hubungan antara bakteri dan penuaan, sembari mendorong perspektif yang memadukan penyelidikan ilmiah dengan refleksi filosofis tentang kematian.