Pinocchio di Afrika” karya Eugenio Cherubini merupakan sebuah cerita petualangan fiksi yang terinspirasi dari kisah klasik Pinocchio yang ditulis pada awal abad ke-20. Cerita ini mengisahkan perjalanan petualangan Pinocchio, seorang boneka kayu, saat ia berangkat menuju Afrika, meninggalkan sekolahnya untuk menjelajahi dunia penuh hewan liar, pemandangan eksotis, dan tantangan tak terduga. Saat ia mengejar kekayaan dan keseruan petualangan, pembaca disuguhi narasi yang penuh imajinasi namun tetap mempertahankan pesona serta nilai moral dari kisah Pinocchio asli. Bagian awal buku ini menceritakan ambisi awal Pinocchio untuk belajar, namun ambisi tersebut segera terlupakan ketika ia terpesona oleh kedatangan sebuah sirkus di kotanya. Mengabaikan pekerjaan rumahnya, ia terpikat oleh pertunjukan sirkus yang meriah dan kacau itu, lalu bergaul dengan para penampil serta hewan eksotis di dalamnya. Karena ketertarikannya tersebut, Pinocchio memutuskan untuk berangkat ke Afrika mencari kekayaan, didorong oleh cerita-cerita fantastis yang ia dengar. Pertemuan-pertemuannya pertama dengan dunia sirkus dan pemikirannya tentang petualangan menjadi awal dari perjalanan penuh pengalaman menarik di Afrika, sekaligus mengisyaratkan adanya campuran antara tingkah nakal dan pelajaran hidup yang akan ia dapatkan selama menjelajahi negeri tersebut.