"Ma: Ein Porträt" karya Lou Andreas-Salomé adalah sebuah novel yang ditulis pada awal abad ke-20. Karya ini mengisahkan kehidupan seorang perempuan bernama Marianne, yang menghadapi kompleksitas keibuan, harapan masyarakat, dan cita-cita pribadi dengan latar Rusia pada awal 1900-an. Narasinya mencakup hubungan Marianne dengan putri-putrinya, terutama berfokus pada ambisi dan impian mereka, sembari merefleksikan dinamika rumit di antara mereka. Pada awal novel, pembaca diperkenalkan pada Moskwa yang semarak, tempat Marianne tampil sebagai sosok pengasuh yang sangat memahami kehidupan dan cita-cita putri-putrinya. Adegan tersebut memadukan gambaran jalan-jalan yang ramai dipenuhi arak-arakan keagamaan dengan suasana rumah yang hangat, yang menampilkan renungan Marianne tentang keibuan dan harapannya bagi anak-anaknya. Ketika Marianne berinteraksi dengan putrinya, Sophie, dan sahabat dekatnya, Tamara, percakapan mereka mengungkapkan harapannya bagi masa depan Sophie, tantangan menyeimbangkan pekerjaan dengan kewajiban keluarga, serta gejolak emosional dalam membesarkan anak-anak di tengah masyarakat yang sedang mengalami peralihan. Bagian pembuka ini menetapkan nuansa eksplorasi berbasis karakter tentang identitas dan hubungan, sekaligus membangun konteks pribadi dan historis bagi kisah yang akan berkembang.