“Les aventures du capitaine Magon” karya David-Léon Cahun adalah novel sejarah yang ditulis pada akhir abad ke-19. Kisah ini berkisar pada Kapten Magon, seorang pelaut berpengalaman dari Sidon, yang dipanggil oleh Raja Hiram dari Tirus untuk memulai ekspedisi penuh petualangan ke Tarsis, tempat ia akan mengumpulkan harta bagi Bait Raja Daud di Yerusalem. Narasi ini membawa pembaca menyelami dunia budaya Fenisia kuno, penjelajahan maritim, dan interaksi kompleks antartokoh yang penuh warna. Pada awal novel, kita diperkenalkan kepada Kapten Magon, yang menerima perintah kerajaan yang mengawali perjalanannya. Ia mempersiapkan ekspedisi bersama para sahabat dekatnya, juru tulis Hannon dan nakhoda Himilcon, serta Bodmilcar yang baru saja bergabung kembali dan telah mengalami kemalangan dalam usaha-usaha sebelumnya. Bab-bab pembuka menggambarkan rencana mereka, percakapan tentang petualangan, dan persiapan, termasuk pembangunan kapal-kapal mereka serta perekrutan awak kapal. Percakapan yang hidup di antara para tokoh mengungkapkan kepribadian dan cita-cita mereka yang berbeda, menyiapkan panggung bagi tantangan dan keakraban yang akan terjalin saat mereka berlayar menuju perairan luas yang belum terjelajahi.