Blood Brothers: A Medic’s Sketch Book” karya Kolonel Eugene C. Jacobs merupakan sebuah memoar yang menceritakan peristiwa-peristiwa selama Perang Dunia II, ditulis pada pertengahan abad ke-20. Buku ini mengupas pengalaman pahit para dokter militer Amerika Serikat di Filipina, terutama perjuangan dan ketabahan mereka saat ditawan oleh Jepang serta menghadapi kekejaman selama perang tersebut. Memoar ini juga mengungkap perjalanan pribadi penulis serta ikatan yang kuat antara para prajurit, yang disebut sebagai “saudara sejiwa”, dalam menghadapi berbagai cobaan dan kesulitan. Awal cerita memoar ini dimulai dengan momen dramatis ketika sang protagonis, Kapten Eugene Jacobs, menerima panggilan darurat untuk bertugas pada tanggal 8 Desember 1941, sehari setelah serangan terhadap Pearl Harbor, yang menandakan dimulainya perang yang akan melanda Filipina. Narasi buku ini menggambarkan kekacauan dan kebingungan di Camp John Hay tempat Jacobs bertugas sebagai dokter militer. Saat bom-bom mulai jatuh dan kekacauan terjadi, ia merenungkan bahaya yang mengancam mereka, ketidaksiapan pertahanan mereka, serta emosi yang dialami seorang petugas medis yang terpaksa terlibat langsung dalam konflik di garis depan. Buku ini juga memperkenalkan karakter-karakter penting lainnya yang turut berbagi penderitaan dan upaya bertahan hidup bersama mereka, serta menunjukkan betapa kuatnya rasa persahabatan dan semangat antar para prajurit tersebut, meskipun mereka menghadapi berbagai tantangan.