"The Unknown Life of Jesus Christ" karya Nicolas Notovitch adalah catatan sejarah yang ditulis pada akhir abad ke-19. Buku ini mengupas aspek-aspek kehidupan Yesus Kristus yang kurang dikenal, khususnya berfokus pada perjalanan Notovitch di Tibet, tempat ia mengaku menemukan naskah-naskah kuno tentang Yesus. Sang penulis menyelami kronik-kronik tersebut untuk menyoroti kehidupan Yesus dari sudut pandang yang biasanya tidak ditemukan dalam ajaran Kristen. Pada awal narasi, Notovitch menceritakan perjalanannya melintasi Timur, khususnya perjalanannya ke Tibet pada tahun 1887, yang didorong oleh pencarian pengetahuan tentang manuskrip-manuskrip kuno mengenai Yesus. Ia berbagi kisah tentang pertemuannya dengan para biksu Buddha yang memberitahunya tentang teks-teks penting yang diarsipkan di Lhasa dan membahas kehidupan Yesus, yang oleh mereka disebut "Issa." Ketika melanjutkan perjalanannya melewati wilayah pegunungan dan desa-desa, ia mengalami berbagai praktik budaya dan keagamaan yang menunjukkan persamaan antara agama Buddha dan agama Kristen, mengisyaratkan penggalian mendalam atas hubungan spiritual antara kedua agama tersebut. Bagian pembuka ini menjadi landasan bagi penyelidikan Notovitch terhadap kehidupan dan ajaran Yesus sebagaimana dilihat melalui sudut pandang Buddhisme Tibet serta menjanjikan kisah menarik tentang temuan-temuannya.