“Schopenhauer” karya Margrieta Beer adalah sebuah kajian filosofis yang kemungkinan ditulis pada awal abad ke-20. Karya ini mengulas kehidupan dan filsafat filsuf Jerman berpengaruh, Arthur Schopenhauer, dengan berfokus pada tema-tema seperti pesimisme, pentingnya kehendak, seni, dan kebajikan. Buku ini mengkaji bagaimana gagasan-gagasan Schopenhauer memiliki implikasi mendalam bukan hanya dalam filsafat, tetapi juga dalam seni dan etika, serta menunjukkan pengaruhnya yang bertahan lama terhadap berbagai disiplin ilmu. Bagian pembuka buku ini memberikan pengantar yang mendalam mengenai filsafat Schopenhauer dan konteks kehidupannya. Diuraikan bagaimana Schopenhauer membedakan dirinya dari para filsuf lain dengan menekankan pengaruh kehendak yang meresap sebagai kekuatan pendorong fundamental bagi keberadaan dan penderitaan. Penulis juga menyoroti daya tarik khas Schopenhauer bagi para seniman, dengan mencatat bahwa pemikirannya tentang musik dan pengalaman estetis menawarkan pelarian sementara dari pergulatan yang melekat dalam kehidupan. Selain itu, pembahasan awal mencerminkan hubungan Schopenhauer yang penuh pertentangan dengan para filsuf sezamannya, sehingga memberikan latar belakang untuk memahami perspektif kritisnya terhadap optimisme dan pernyataan-pernyataan filosofisnya. Secara keseluruhan, landasan ini membuka jalan bagi eksplorasi yang lebih terperinci atas gagasan-gagasan Schopenhauer yang berpengaruh.