"Gloria" karya Benito Pérez Galdós adalah novel yang ditulis pada akhir abad ke-19. Ceritanya berlangsung di desa fiktif Spanyol bernama Ficóbriga, dengan fokus pada kehidupan seorang perempuan muda bernama Gloria, yang memiliki karakter hidup dan penuh rasa ingin tahu. Narasinya menyinggung tema cinta dan tuntutan masyarakat, terutama ketika Gloria berinteraksi dengan ayahnya dan menantikan kedatangan pamannya, seorang uskup. Bagian pembuka "Gloria" memperkenalkan latar indah Ficóbriga, sebuah desa pesisir dengan lanskap semarak yang dibentuk oleh laut dan pertanian. Bagian ini membangun latar belakang melalui deskripsi yang hidup tentang kota dan sekitarnya, sekaligus menampilkan kegelisahan Gloria dalam menantikan kunjungan pamannya. Kita berkenalan dengan ayahnya, D. Juan de Lantigua, yang memancarkan sosok serius namun penuh perhatian dan menyampaikan kebijaksanaan kepada Gloria, yang digambarkan gelisah serta berhasrat untuk bertindak. Dinamika ini menjadi landasan bagi konflik batin Gloria mengenai tuntutan pernikahan dan perenungannya tentang pilihan-pilihan hidup, sementara kedatangan pamannya menghadirkan berbagai kemungkinan dan tantangan baru bagi masa depannya.