“Seks dan Karakter” karya Otto Weininger merupakan teks filsafat yang ditulis pada awal abad ke-20. Buku ini mengeksplorasi hubungan kompleks antara kedua jenis kelamin, dengan berupaya mereduksi perbedaan spiritual laki-laki dan perempuan menjadi satu prinsip tunggal yang berlandaskan karakterologi. Weininger memaparkan sistemnya dengan menggolongkan tipe-tipe seksual melalui sudut pandang filosofis dan biologis, sehingga menerangi kerumitan seksualitas manusia. Bagian pembuka karya ini menjadi landasan bagi eksplorasi ambisius Weininger mengenai dinamika gender, dengan menyatakan bahwa penggolongan tradisional laki-laki dan perempuan mengabaikan nuansa identitas manusia. Ia mengkritik dikotomi dangkal yang kerap digunakan dalam pembahasan gender, dan sebaliknya menganjurkan pengakuan terhadap gradasi serta bentuk-bentuk peralihan di antara kedua jenis kelamin. Dengan merujuk pada perkembangan embriologis dan fluiditas karakteristik seksual, Weininger meletakkan dasar bagi analisis luas yang bertujuan mengungkap hukum-hukum mendasar ketertarikan seksual dan implikasi filosofis seksualitas, yang pada akhirnya menyatakan bahwa identitas individu tidak dapat diklasifikasikan secara tegas, melainkan berada pada suatu spektrum kelelakian dan keperempuanan.