Phaedrus” karya Plato merupakan sebuah dialog yang ditulis sekitar tahun 370 SM. Socrates bertemu dengan Phaedrus yang masih muda di luar kota Athena; Phaedrus baru saja mendengarkan sebuah pidato tentang cinta. Perjalanan santai di pedesaan tersebut berubah menjadi pembahasan filosofis yang mendalam mengenai cinta, retorika, dan jiwa manusia. Melalui tiga pidato yang saling bertentangan, Socrates dan Phaedrus memperdebatkan apakah lebih baik memihak orang yang mencintai atau orang yang tidak mencintai; pembahasan ini pada akhirnya mengungkap pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang “kegilaan ilahi”, sifat jiwa manusia, serta cara yang tepat untuk menggunakan retorika yang persuasif.
Halaman Wikipedia tentang buku ini: en.wikipedia.org/wiki/Phaedrus_(dialogue))