“A Fome de Camões” karya António Duarte Gomes Leal adalah puisi mengharukan yang terbagi menjadi empat canto dan ditulis pada akhir abad ke-19. Karya sastra ini merenungkan nasib tragis penyair besar Portugal Luís de Camões, menggambarkan perjuangannya melawan kemiskinan dan pengabaian dalam masyarakat yang gagal mengakui nilai kejeniusaan artistik. Dengan nada muram dan citraan yang kaya, puisi ini mengangkat tema penderitaan, ketidakadilan, dan sumbangsih para seniman yang terlupakan. Puisi ini dibuka dengan gambaran dramatis tentang Camões, yang mengembara di jalan-jalan Lisbon, dilanda kelaparan dan kemelaratan, menggemakan kesedihan seorang genius yang dahulu agung. Narasi kemudian berlanjut melalui renungannya tentang kehidupan yang dipenuhi kejayaan dan ilham, namun pada akhirnya berhadapan dengan kenyataan pahit berupa keterlantaran dan keputusasaan di usia senja. Saat Camões bergulat dengan kenangan dan kehilangan, puisi ini menangkap ratapannya atas keadaan umat manusia dan perjuangan abadi melawan kejamnya ulah takdir. Penutup yang menyayat hati berpusat pada sosok “Fome” (Kelaparan) yang dipersonifikasikan, yang mengumpulkan air mata keputusasaan dari para seniman seperti Camões sebagai pengingat akan penderitaan mereka yang tak diakui, dan pada akhirnya menyoroti kebutuhan mendesak akan keadilan dan belas kasih dalam masyarakat.
Ebook ini menggunakan ejaan abad ke-19.