“Ten Thousand Miles with a Dog Sled” karya Hudson Stuck adalah narasi perjalanan yang ditulis pada awal abad ke-20. Buku ini mengisahkan serangkaian perjalanan musim dingin dengan kereta luncur yang ditarik anjing melintasi pedalaman Alaska yang terjal dan jarang penduduknya, dengan menekankan tantangan iklim yang keras serta keindahan bentang alam yang dijumpai. Stuck, yang juga dikenal karena pencapaiannya dalam pendakian, memberikan wawasan tentang ekosistem, penduduk asli, dan dampak pekerjaan misionaris di wilayah tersebut, dengan menghubungkan petualangan pribadi dengan persoalan sosial yang lebih luas. Bagian pembuka karya ini menjadi landasan bagi penjelajahan Stuck di pedalaman Alaska, yang dimulai dengan perjalanan musim dingin ambisius yang direncanakannya untuk musim 1905–1906. Ia mempersiapkan perjalanan itu dari Fairbanks, menguraikan logistik bepergian dengan kereta luncur melintasi perairan yang membeku serta pentingnya tim anjingnya. Narasi Stuck memperkenalkan kenyataan keras perjalanan musim dingin, termasuk risiko air limpasan dan tantangan yang ditimbulkan oleh hawa dingin yang ekstrem. Perhatiannya terhadap detail melukiskan gambaran yang hidup tentang bentang alam tersebut sekaligus mengisyaratkan ujian yang akan dihadapi dirinya dan para pengiringnya dalam ekspedisi itu. Melalui anekdot tentang pertemuan mereka dengan alam liar maupun masyarakat setempat, Stuck meletakkan dasar bagi kisah petualangan, kesukaran, dan perenungan yang memikat di salah satu kawasan perbatasan terakhir Amerika.