The Door in the Wall, and Other Stories” karya H. G. Wells merupakan kumpulan cerita pendek yang ditulis pada akhir abad ke-19. Cerita pembuka dalam koleksi ini, “The Door in the Wall”, memperkenalkan Lionel Wallace, seorang pria yang menceritakan kenangan fantastis dari masa kecilnya tentang sebuah pintu yang mengarah ke taman ajaib. Kenangan tersebut menjadi fokus utama hidupnya, melambangkan kerinduan dan penyesalan mendalam yang terus menghantuinya saat ia berjuang menghadapi tanggung jawab sebagai orang dewasa. Dalam cerita ini, seorang narator mendengarkan Wallace merenungkan taman ajaib tersebut—yang penuh keindahan dan kedamaian—serta pengalaman pertamanya ketika menemukan pintu itu. Ia membandingkannya dengan kenyataan hidup yang biasa saja. Meskipun berhasil dalam karirnya sebagai orang dewasa, Wallace tetap merasa kehilangan dan menyesali telah meninggalkan dunia fantastis tersebut demi menjalani kehidupan yang konvensional. Narasi ini menggali tema-tema tentang kenangan, kerinduan, serta pengorbanan yang dilakukan demi tugas dan tanggung jawab, sehingga membawa pembaca untuk merenungkan dampak dari setiap pilihan yang kita buat dan hakikat kebahagiaan yang sebenarnya.