"Die Engel mit dem Spleen" karya Kasimir Edschmid adalah sebuah novel yang ditulis pada awal abad ke-20. Narasinya diawali dengan peringatan kepada para pembaca tentang sifat cerita yang akan berlangsung, yang tak terduga dan fantastis, seolah-olah melampaui batas-batas kenyataan serta menyinggung tema kejahatan dan pergolakan masyarakat. Novel ini berpusat pada seorang perempuan muda yang masa lalunya yang rumit dan penuh masalah perlahan-lahan terungkap, mengisyaratkan penggalian yang lebih mendalam terhadap emosi manusia dan keterbatasan yang diberlakukan masyarakat. Pembukaan "Die Engel mit dem Spleen" memperkenalkan seorang perempuan muda yang duduk di dalam kereta yang reyot, dalam perjalanan menuju tujuan yang tidak pasti. Ia digambarkan dengan aura kemurungan, bergulat dengan beban masa lalunya dan situasinya saat ini. Ketika ia mencurahkan isi hatinya kepada narator, menjadi jelas bahwa hidupnya ditandai oleh tragedi dan kesulitan, yang menimbulkan rasa mendesak dalam perjalanannya. Adegan-adegan awal mempertentangkan keadaannya yang rapuh dengan dunia kacau di sekeliling mereka, mengisyaratkan persoalan-persoalan sosial yang lebih besar yang berlangsung pada masa itu. Pengamatan narator terhadap wataknya dan konteks sosial di sekitarnya menjadi landasan bagi narasi yang menjanjikan penggalian tema cinta, pengorbanan, dan kondisi manusia di tengah kesulitan.