“De Bello Gallico” dan Komentar-Komenter Lain karya Julius Caesar adalah catatan sejarah yang ditulis pada akhir abad ke-1 SM. Karya ini menguraikan kampanye militer Julius Caesar, khususnya penaklukannya di Galia, tempat ia berupaya memperluas pengaruh Romawi dan menegakkan kendali atas berbagai suku. Melalui narasi orang pertama, Caesar tidak hanya mendokumentasikan manuver taktis, tetapi juga memberikan wawasan tentang iklim politik dan sosial pada masa itu, sehingga karya ini menjadi sumber primer penting untuk memahami sejarah Romawi dan strategi militer. Pada awal teks, Caesar memperkenalkan lanskap geografis dan politik Galia, dengan mencatat pembagiannya menjadi tiga kelompok utama: Belgae, Aquitani, dan Galia atau Kelt. Ia menyoroti keberanian suku Helvetii, yang, didorong oleh ambisi di bawah pemimpin mereka, Orgetorix, berencana bermigrasi dan menaklukkan wilayah-wilayah lain. Narasi kemudian dengan cepat beralih ke tanggapan Caesar setelah mengetahui niat Helvetii untuk melewati wilayah Romawi. Ia memperkuat Jenewa dan bersiap menghadapi konflik, menunjukkan kepemimpinan serta kecakapan strategisnya. Bab-bab awal ini menjadi landasan bagi pertempuran militer yang menyusul, dengan menampilkan bukan hanya taktik militer yang digunakan Caesar, tetapi juga kompleksitas diplomasi dan aliansi antarsuku di Galia.