Treatise on Light” karya Christiaan Huygens merupakan sebuah risalah ilmiah yang ditulis pada akhir abad ke-17. Karya ini membahas berbagai sifat cahaya, dengan fokus pada fenomena seperti pantulan dan pembiasan, serta memberikan pengamatan penting mengenai perilaku tidak biasa kristal Islandia. Huygens bertujuan untuk menjelaskan perilaku cahaya melalui prinsip-prinsip yang berasal dari matematika maupun bukti eksperimental, sehingga penjelasannya mencerminkan wawasan ilmiah pada masa itu. Pada bagian pembuka risalah tersebut, Huygens menjelaskan motivasinya dalam menulis karya ini serta konteks di mana temuannya disajikan, yaitu kepada Royal Academy of Science di Prancis. Ia menyatakan bahwa dasar penelitiannya didasarkan pada deduksi logis maupun pengamatan empiris, dengan tujuan mengklarifikasi kesalahpahaman tentang cara cahaya menyebar. Dalam pembahasan tersebut, ia juga mengkritik teori-teori sebelumnya dan meletakkan dasar untuk mempelajari prinsip-prinsip penyebaran lurus cahaya, pantulan, serta pembiasannya, yang pada akhirnya mengarah pada penyelidikan mendalam terhadap sifat-sifat unik kristal Islandia. Pembahasan dalam risalah ini menjadi landasan bagi eksplorasi fenomena optik dan upaya pencarian kebenaran ilmiah.