“Ortodoksi” karya G. K. Chesterton adalah karya filsafat yang ditulis pada awal abad ke-20. Buku ini menjadi pembelaan terhadap keyakinan penulis sekaligus kritik terhadap pemikiran kontemporer, dengan membahas Kekristenan, individualisme, dan skeptisisme modern. Inti teks ini adalah pandangan penulis tentang bagaimana pemahaman iman yang seimbang dapat berdampingan dengan nalar, dengan menekankan hasrat akan pandangan dunia yang menghargai aspek-aspek kehidupan yang akrab maupun yang penuh misteri. Bagian pembuka “Ortodoksi” memaparkan alasan Chesterton menulis buku ini, yang dipicu oleh tantangan para pengkritik terkait karya sebelumnya, “Kaum Bidah”. Ia memperkenalkan gagasan bahwa dirinya hendak merumuskan filsafat pribadi yang mendamaikan ketakjuban dengan rasa aman, menggunakan metafora tentang seorang pria yang keliru mengira telah menemukan Inggris, alih-alih menyadari bahwa sejak awal ia selalu menjadi bagian darinya. Penulis mengusulkan bahwa filsafat sejati harus merangkul keajaiban keberadaan sekaligus pijakan iman, dengan menegaskan bahwa penjelajahan ortodoksi adalah upaya menemukan kebenaran yang secara universal beresonansi, bukan mengajukan sistem keyakinan yang kaku. Bagian ini menjadi landasan bagi pembahasan yang lebih luas tentang moralitas, kewarasan, dan paradoks-paradoks hakiki kehidupan, sekaligus membingkai perjalanan Chesterton dalam menegaskan doktrin-doktrin Kristen tradisional sebagai tanggapan terhadap kerumitan dan kontradiksi pemikiran modern.