Histoire de la magie” karya Éliphas Lévi merupakan sebuah catatan sejarah yang ditulis pada pertengahan abad ke-19. Buku ini mengupas sifat magi yang kompleks dan beragam aspeknya, menyelidiki akar dan perkembangannya sepanjang sejarah, mulai dari praktik-praktik kuno hingga interpretasi modern. Lévi memandang magi sebagai ilmu sekaligus seni, dan menempatkannya dalam konteks yang lebih luas mengenai spiritualitas dan pemahaman manusia. Pembukaan buku ini berfungsi sebagai pengantar terhadap eksplorasi Lévi tentang magi; di dalamnya, ia membantah anggapan keliru yang sering menyamakan magi dengan tipu muslihat atau takhayul semata. Ia menegaskan bahwa magi sejati merupakan ilmu yang mendalam, yang tertanam erat dalam kerangka filosofis dan agama, serta terhubung dengan esensi keilahian. Lévi juga menyatakan bahwa memahami magi memerlukan pikiran yang terbuka dan pendekatan yang serius; tujuannya adalah untuk mengungkap kebenaran di balik praktik-praktik magis, sekaligus menegaskan kembali pentingnya iman dan akal dalam upaya memperoleh pengetahuan. Hal ini membuka jalan bagi penyelidikan yang lebih mendalam mengenai praktik-praktik magi di masa lalu serta hubungannya dengan berbagai budaya dan agama.