“Il cristianesimo e la religione di domani” karya Romolo Murri adalah risalah filosofis yang berlandaskan wacana keagamaan, kemungkinan ditulis pada awal abad ke-20. Teks ini membahas persoalan-persoalan mendesak mengenai masa depan Kekristenan dan evolusi ideologis pemikiran keagamaan, khususnya dalam konteks identitas Italia yang terus berkembang. Buku ini menyiratkan bahwa pengkajian spiritualitas harus melampaui dogma-dogma tradisional, dengan menganjurkan pendekatan yang tulus dan mandiri terhadap iman, yang menghormati konteks sejarah sekaligus hati nurani individu. Bagian pembukaan karya ini menjadi landasan bagi argumen Murri dengan mempertentangkan dua sikap dominan terhadap agama di Italia: sikap yang memandang Katolik sebagai institusi yang kaku dan sikap lain yang terjerumus ke dalam materialisme serta skeptisisme. Murri mengkritik perspektif-perspektif ini sebagai sesuatu yang tidak tulus, seraya menyoroti perlunya kebangkitan spiritual baru yang mempertimbangkan warisan para pemikir revolusioner Italia. Ia menganjurkan pemahaman agama yang lebih dinamis, dengan menyatakan bahwa agama seharusnya berkembang seiring kesadaran manusia, dan pada akhirnya mengusulkan bahwa iman autentik harus merangkul kebebasan, kreativitas, serta perjalanan kolektif menuju pemenuhan spiritual.