“Art and Morality: A Defence of ‘The Picture of Dorian Gray’” karya Stuart Mason adalah sebuah analisis yang ditulis pada akhir abad ke-19 dengan tujuan membela novel kontroversial Oscar Wilde, “The Picture of Dorian Gray”. Karya ini mengupas keterkaitan antara seni dan etika, khususnya membahas kritik yang ditujukan kepada narasi Wilde karena dianggap tidak bermoral. Tokoh utama yang dibahas adalah Dorian Gray, seorang pemuda yang kesepakatan faustian membawanya ke jalan pesta pora, sementara penampilan luarnya tetap tidak ternoda. Pembukaan analisis ini memperkenalkan konteks seputar “The Picture of Dorian Gray” karya Wilde, dengan menyoroti tanggapan dan kritik awal yang diterimanya saat diterbitkan. Karya ini membahas filosofi artistik Wilde mengenai pemisahan seni dari penilaian moral, dengan menekankan keyakinannya bahwa karya seorang seniman tidak boleh dibatasi oleh ekspektasi publik atau standar etika. Selain itu, analisis ini membuka jalan bagi pembahasan yang lebih luas mengenai hakikat keindahan, estetisisme, dan penerimaan historis terhadap gagasan-gagasan Wilde, yang pada akhirnya berpendapat bahwa sesuatu yang dianggap “tidak sehat” oleh publik sering kali mencerminkan kesalahpahaman terhadap nilai artistik yang sejati.