"Incesto: novela original" karya Eduardo Zamacois adalah sebuah novel yang ditulis pada akhir abad ke-19. Kisah ini mengeksplorasi hubungan keluarga yang kompleks dan seluk-beluk sosial, dengan berfokus pada tema obsesi, hasrat, serta dilema moral yang dihadapi para tokohnya. Tokoh-tokoh utama dalam narasi ini adalah Mercedes, seorang perempuan muda yang bergulat dengan bangkitnya gejolak hasratnya, dan ayahnya, don Pedro Gómez-Urquijo, seorang penulis yang sangat introspektif dan menyimpan kekhawatiran tentang pengaruh sastra terhadap putrinya. Pembukaan novel ini berlatar di sebuah rumah tangga yang diliputi kemurungan. Mercedes, yang digambarkan pucat dan gelisah, baru saja mengucapkan selamat malam, lalu diamati oleh ayah dan ibunya, don Pedro dan Balbina. Dalam percakapan mereka, don Pedro mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang dampak buruk sastra terhadap pikiran kaum muda, serta mencemaskan akibat dari kebiasaan Mercedes membaca teks-teks terlarang. Percakapan itu menyingkap kecemasan kedua orang tua tersebut mengenai kemungkinan putri mereka terjerat dalam hubungan tertentu, khususnya dengan seorang tokoh bernama Roberto Alcalá. Ketegangan antara persepsi dan kenyataan terasa nyata ketika don Pedro merenungkan karya-karya sastranya sendiri dan dampaknya, yang pada akhirnya mengisyaratkan firasat buruk yang menyeluruh tentang kerentanan yang menyertai masa muda dan hasrat.