"肉蒲團" karya Yu Li adalah novel erotis Tiongkok abad ke-17 yang ditulis pada tahun 1657 dan diterbitkan pada tahun 1693. Kisahnya mengikuti Weiyangsheng, seorang sarjana muda yang sombong, yang membanggakan kehebatannya dalam hal seksual dan menolak peringatan Buddha tentang perilaku penuh nafsunya. Setelah menjalani peningkatan kemampuan seksual melalui pembedahan, ia menjalin hubungan dengan perempuan-perempuan yang telah menikah, tetapi kemudian menghadapi pembalasan karma ketika istrinya sendiri menjadi korban pengkhianatan serupa. Karya kontroversial ini menggunakan konten eksplisit sebagai alegori untuk menantang puritanisme Konfusianisme, sekaligus mengeksplorasi tema-tema Buddhis tentang karma dan kebangkitan spiritual.
Halaman Wikipedia tentang buku ini: en.wikipedia.org/wiki/The_Carnal_Prayer_Mat