“Under the Red Dragon” karya James Grant adalah novel sejarah yang ditulis pada akhir abad ke-19. Berlatar kehidupan militer pada masa konflik, kisah ini berpusat pada Letnan Harry Hardinge, yang berusaha mengatasi perasaannya terhadap Lady Estelle Cressingham sembari menjalankan tugasnya sebagai prajurit. Narasi ini berlangsung dalam periode yang dipenuhi romansa, dinamika sosial, dan bayang-bayang perang yang mengancam, khususnya Perang Krimea. Bagian pembuka novel memperkenalkan Letnan Harry Hardinge dan sesama perwiranya ketika mereka meratapi kehidupan monoton di barak sambil menantikan kemungkinan ditugaskan ke medan perang. Sepucuk surat dari Sir Madoc Lloyd mengundang Hardinge ke Craigaderyn Court, tempat ia berharap dapat bertemu kembali dengan teman-teman lama, terutama Winifred Lloyd, yang memesonanya. Seiring berjalannya bab tersebut, Hardinge merenungkan cintanya yang bertepuk sebelah tangan kepada Lady Estelle Cressingham, yang berada di kediaman itu, sehingga menambah lapisan drama dan konflik batin dalam kehidupan militernya. Tema-tema cinta, ambisi, dan status sosial terjalin erat dalam bab-bab awal, mengisyaratkan kompleksitas hubungan dalam konteks perang.