“La Trépidation” karya comte de Robert Montesquiou-Fézensac adalah kumpulan adegan sosial yang ditulis pada awal abad ke-20. Karya ini menyelami seluk-beluk masyarakat kelas atas, mengeksplorasi tokoh-tokohnya dan kerumitan interaksi mereka, yang kerap dibumbui satire serta pengamatan tajam terhadap persoalan-persoalan sezaman. Narasinya tampaknya berfokus pada komentar sosial melalui berbagai anekdot, yang menampilkan intrik dan keeksentrikan kaum elite Paris. Bagian pembuka “La Trépidation” membangun suasana reflektif, ketika pengarang memperkenalkan tema kemerosotan dan evolusi masyarakat. Seiring narasi berkembang, kita menjumpai tiga anekdot utama: kegelisahan seorang pengantin perempuan selama upacara pernikahan, pesta glamor yang diselenggarakan oleh seorang pendatang yang mencari keanggunan di tengah kaum elite, serta komentar tentang sifat masyarakat kelas atas yang fana dan sering kali dangkal. Pengarang tampil sebagai seorang pengamat yang merenungkan perubahan nilai dan perilaku yang dianggap sebagai norma oleh kaum berada, sembari mengisyaratkan komentar yang lebih luas mengenai kekecewaan terhadap zaman ketika ia menulis. Sepanjang pengantar ini, terasa kerinduan yang kuat terhadap masa lalu, disertai penerimaan yang tajam dan nyaris sinis terhadap masa kini.