Sastra Jepang” karya Epiphanius Wilson merupakan sebuah karya sejarah dan kritik yang ditulis pada awal abad ke-20. Buku ini membahas karya-karya penting dalam sastra Jepang, termasuk kutipan dari “Genji Monogatari” serta puisi dan drama klasik, sambil memberikan wawasan kritis dan ringkasan biografi para penulisnya. Tujuannya adalah memperkenalkan pembaca pada warisan sastra Jepang yang kaya, dengan menekankan keindahan dan kerumitan narasi serta bentuk-bentuk puisinya. Bagian pembuka buku ini memberikan pengantar yang mendetail tentang “Genji Monogatari”, sebuah karya klasik yang sering dianggap sebagai novel pertama Jepang, yang ditulis oleh Murasaki Shikibu pada abad ke-10. Teks tersebut juga membahas latar belakang dan konteks penulisan cerita tersebut, termasuk wawasan tentang kehidupan Shikibu serta norma-norma sosial di zamannya. Pengantar ini mempersiapkan pembaca untuk memahami drama yang terjadi dalam kehidupan Pangeran Genji serta kerumitan kehidupan istana pada masa itu, sambil menyoroti tema-tema cinta, kehilangan, dan perubahan nasib para tokoh dalam konteks sejarah dan budaya yang sangat rinci. Pengantar ini secara efektif membawa pembaca ke dalam dunia sastra Jepang yang penuh nuansa, di mana emosi pribadi dan harapan masyarakat saling terkait erat.