"La Vie Simple" karya Charles Wagner adalah karya filosofis yang ditulis pada awal abad ke-20. Teks ini mengeksplorasi konsep kesederhanaan sebagai tanggapan terhadap kompleksitas kehidupan modern, dengan menekankan pentingnya memusatkan perhatian pada nilai-nilai hakiki daripada gangguan materialistis. Karya ini mendorong pembaca untuk mendambakan cara hidup sederhana yang menumbuhkan kebahagiaan, integritas moral, dan hubungan antarmanusia yang lebih mendalam. Bagian pembuka teks menjadi landasan bagi uraian Wagner dengan menggambarkan kehidupan keluarga Blanchard yang kacau ketika mereka bersiap menghadapi sebuah pernikahan, menunjukkan bagaimana norma-norma sosial modern dapat membebani hubungan pribadi dan pemenuhan diri. Di tengah gejolak tersebut, tokoh nenek tampil sebagai suara nalar, menganjurkan pentingnya berhenti sejenak untuk menghargai hal-hal yang benar-benar berarti—cinta dan kebersamaan—alih-alih tuntutan dangkal dari kewajiban sosial. Wagner menggunakan adegan domestik ini untuk memperkenalkan argumennya bahwa kehidupan yang lebih sederhana dapat menjadi obat bagi sifat rumit keberadaan kontemporer, dengan menyiratkan bahwa banyak orang menderita akibat hidup dalam dunia yang mengutamakan tuntutan materi di atas hubungan yang bermakna.