"Il dolce far niente: Scene della vita veneziana del secolo passato" karya Antonio Caccianiga adalah narasi historis yang kemungkinan ditulis pada akhir abad ke-19. Karya ini mengeksplorasi kehidupan di Venesia pada abad ke-18, dengan berfokus pada kiprah artistik dan kehidupan dua pemuda, Vittore Valdrigo dan Antonio Canova, yang melakukan perjalanan ke kota itu dengan impian meraih ketenaran dan kesuksesan dalam bidang seni. Buku ini dengan jelas menangkap adat istiadat sosial, aspirasi artistik, dan pemandangan indah pada zaman tersebut, membawa pembaca larut dalam suasana Venesia yang semarak. Pembukaan narasi ini mengambil latar abad ke-18, dengan mempertentangkan dunia Venesia yang sibuk dan artistik dengan kehidupan pedesaan yang lebih sederhana. Dua anak laki-laki berusia empat belas tahun, kaya akan bakat tetapi miskin secara finansial, diperkenalkan saat mereka memulai perjalanan menuju Venesia—kota yang dikenal karena kejayaan dan pesonanya dalam bidang seni. Dalam perjalanan, mereka dipenuhi kegembiraan dan impian untuk menekuni seni mereka. Teks ini mempertentangkan antusiasme masa muda mereka dengan pengamatan terperinci terhadap lingkungan sekitar, melukiskan gambaran tentang daya tarik Venesia dan gaungnya dalam komunitas artistik. Pembaca dibiarkan dengan janji akan sebuah kisah yang mengeksplorasi persinggungan antara ambisi masa muda dan warisan artistik Venesia.