Kami Para Filolog” karya Friedrich Wilhelm Nietzsche merupakan sebuah kritik filosofis yang ditulis pada akhir abad ke-19. Karya ini mengkaji bidang filologi, dengan fokus khusus pada kualifikasi dan efektivitas para praktisi filologi dalam menyampaikan esensi budaya klasik kepada para mahasiswa modern. Nietzsche menyatakan keprihatinannya yang mendalam terhadap cara pengajaran dan pemahaman tentang masa kuno dalam pendidikan kontemporer. Pembukaan teks ini mempersiapkan latar untuk ide-ide provokatif Nietzsche mengenai filologi dan pendidikan. Ia berpendapat bahwa banyak filolog tidak memiliki kemampuan yang memadai dan tidak cocok untuk menjalankan peran mereka, seringkali karena kekurangan pemahaman yang mendalam tentang budaya kuno. Nietzsche juga menunjukkan bahwa sebagian besar praktisi filologi memasuki bidang ini hanya karena imitasi atau demi mencari nafkah, bukan karena pemahaman yang sejati terhadap subjek yang mereka pelajari. Sepanjang bagian pengantar ini, ia menekankan bahwa ilmu filologi perlu berkembang agar benar-benar mampu mempelajari masa kuno secara mendalam, serta mendorong terciptanya hubungan antara masa lalu dan masa kini yang melampaui sekadar aktivitas akademis, sehingga dapat meningkatkan pemahaman budaya yang sejati.
Kami para ahli filologi.