“Gekken” karya Jacobus van Looy adalah sebuah novel yang ditulis pada awal abad ke-20. Kisahnya memperkenalkan kita kepada Johan, seorang seniman muda yang menghadapi kompleksitas persahabatan, ambisi, dan perjalanan kreatifnya saat tinggal di negeri asing. Narasi ini melukiskan gambaran yang hidup tentang pengalaman-pengalamannya, mulai dari kontras tajam kehidupannya di Amsterdam hingga pergulatan artistiknya di Italia. Pembukaan novel ini menggambarkan suasana ketika Johan bersiap meninggalkan Hôtel-Central, tempat ia menginap, yang membuatnya merenungkan perjalanan waktu. Ia menerima surat dari seorang teman di tanah air yang membangkitkan kenangan akan kebersamaan serta tantangan yang dihadapinya ketika menempuh pendidikan seni. Meskipun pada awalnya ia bersemangat melakukan perjalanan dan berpeluang memperoleh pengakuan dalam sebuah kompetisi bergengsi, Johan bergulat dengan perasaan terasing dan frustrasi ketika berusaha mendamaikan cita-citanya dengan kenyataan hidupnya sebagai seniman di negeri asing. Pergulatan antara kerinduannya akan hubungan dengan orang lain dan penilaian keras dari rekan-rekannya mulai membentuk konflik batin yang kompleks, menjadi landasan bagi eksplorasi yang memikat tentang identitas dan tujuan artistik.