Kisah-Kisah Para Nabi (Sebelum Pengasingan)” karya Isaac Landman merupakan kumpulan narasi yang membahas tokoh-tokoh nabi di Israel kuno, ditulis pada awal abad ke-20. Buku ini mengupas kehidupan, tantangan, dan pesan-pesan para nabi tersebut, dengan menekankan secara khusus tanggung jawab sosial dan moral mereka di tengah masa pergolakan besar serta kemerosotan moral di Israel. Bagian pembuka buku ini memperkenalkan tokoh Amos, seorang gembala dari Tekoah, yang sangat menyadari betapa luasnya ketidakadilan dan korupsi di Israel di bawah pemerintahan Raja Yerobeam II. Narasi tersebut menggambarkan dengan jelas perayaan gembira yang terjadi setelah kejatuhan Damaskus, yang melambangkan berakhirnya konflik bagi Israel. Namun, kegembiraan tersebut berbanding terbalik dengan kenyataan ketidaksetaraan sosial dan penderitaan orang-orang miskin. Seiring berjalannya cerita, Amos muncul sebagai seorang pendukung setia keadilan; ia dengan berani menentang para elit kaya yang menindas rakyat jelata, menantang status quo yang berlaku, dan menyampaikan pesan-pesan Tuhan tentang pentingnya tanggung jawab moral. Perjalanan hidup Amos ini menjadi landasan untuk refleksi mendalam mengenai iman, keadilan, serta dampak dari sikap acuh tak acuh masyarakat terhadap masalah sosial.