Alice in Wonderland, Diceritakan Kembali dengan Kata-Kata Satu Suku Kata” karya Lewis Carroll dan Gorham adalah novel anak-anak yang ditulis pada awal abad ke-20. Cerita versi ini menyederhanakan kisah klasik karangan Lewis Carroll, namun tetap mempertahankan esensi yang penuh fantasi, dengan menggunakan kata-kata yang hanya terdiri dari satu suku kata saja. Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis kecil bernama Alice yang menjelajahi dunia aneh yang dipenuhi oleh hewan-hewan yang bisa berbicara, karakter-karakter unik, serta petualangan-petualangan yang tidak masuk akal. Awal cerita menggambarkan Alice yang merasa bosan saat duduk bersama saudarinya di tepi sungai. Rasa ingin tahunya terpicu oleh seekor kelinci putih yang bisa berbicara, lalu ia memutuskan untuk mengikutinya ke dalam lubang kelinci tersebut. Hal ini membawanya pada serangkaian pengalaman fantastis: ia jatuh ke dalam sumur yang dalam, bertemu dengan berbagai pemandangan aneh, dan ukurannya pun mulai berubah setelah meminum cairan misterius atau mengonsumsi kue-kue aneh. Awal cerita yang penuh fantasi ini menjadi pembuka bagi perjalanan imajinatif Alice di negeri Wonderland, yang dipenuhi oleh karakter-karakter menarik dan tantangan-tantangan tak terduga.
Halaman Wikipedia tentang buku ini: en.wikipedia.org/wiki/Alice%27s_Adventures_in_Wonderland_Retold_in_Words_of_One_Syllable