“Los valores literarios” karya Azorín adalah kritik sastra yang ditulis pada awal abad ke-20. Karya ini mengkaji evolusi nilai-nilai sastra dan mengeksplorasi hubungan antara sastra kontemporer dan teks-teks klasik, khususnya dengan merenungkan tradisi sastra Spanyol. Teks Azorín menjadi poros percakapan yang berpusat pada sumbangsih sastra tokoh-tokoh seperti Cervantes serta implikasi modern dari karya-karya mereka. Bagian pembuka “Los valores literarios” memperkenalkan maksud penulis dan landasan filosofis kritiknya. Azorín memulai dengan merujuk pada komentar Stendhal tentang hakikat abad ke-19, yang kemudian ia perbandingkan dengan kancah sastra Spanyol abad ke-20, seraya menyiratkan perlunya menilai secara kritis nilai-nilai lama yang terus mendominasi. Dengan demikian, ia mengusulkan agar penulis dan pemikir masa kini menelaah nilai-nilai warisan tersebut, alih-alih menerimanya secara buta. Ia menyiratkan bahwa memahami dan menghubungkan sastra modern dengan akar sejarahnya—seperti “Don Quijote” karya Cervantes—sangat penting untuk menangkap cakupan penuh evolusi sastra di Spanyol. Hal ini membangun suasana kontemplatif, mengundang pembaca untuk merenungkan makna budaya sastra dan dialognya yang terus berlangsung dengan sejarah.