“El origen del pensamiento” karya Armando Palacio Valdés adalah novel yang ditulis pada akhir abad ke-19. Kisah ini memperkenalkan Mario, seorang pematung muda yang ambisius, yang menjalani perasaan romantisnya di tengah kompleksitas kehidupan dan interaksi sosial di Madrid. Pengalamannya di sebuah kafe serta interaksinya dengan keluarga dan teman-teman menjadi landasan bagi eksplorasi lebih mendalam tentang cinta, cita-cita, dan pergulatan seorang seniman. Pembukaan novel menggambarkan kecemasan dan ketidaknyamanan fisik Mario ketika ia mengamati sebuah keluarga di meja terdekat sambil berusaha menikmati kopinya. Ia ditemani sahabatnya, Adolfo, dan menantikan kedatangan seorang pria bernama Don Laureano, yang tampaknya merupakan mentor atau sosok penting dalam kehidupan Mario. Kisah ini menangkap ketertarikan Mario yang kian besar kepada seorang perempuan muda di kafe tersebut, dengan menonjolkan gejolak emosinya. Interaksi dengan berbagai pengunjung kafe, termasuk teman dan kenalan lainnya, menyampaikan dinamika sosial yang ramai serta diskusi filosofis yang lazim pada masa itu, yang menekankan konflik batin Mario antara hasrat artistik dan keinginan pribadinya.