“Napoleon: Sebuah Novela” karya Carl Sternheim adalah sebuah novela yang ditulis pada awal abad ke-20. Karya ini mengeksplorasi kehidupan dan ambisi tokoh bernama Napoleon, yang bukanlah jenderal Prancis yang terkenal itu, melainkan seorang koki dan pemilik restoran di Paris. Novela ini mengangkat tema identitas, ambisi, dan budaya gastronomi pada masa itu, serta menggambarkan perjalanan sang protagonis melalui lanskap kuliner dan sosial masyarakat. Kisahnya mengikuti Napoleon sejak masa kanak-kanaknya di Waterloo hingga keberhasilannya menjadi pemilik restoran “Chapon fin” yang termasyhur di Paris. Saat menjalani berbagai hubungan, termasuk percintaan dengan penari bernama Valentine, ia semakin kecewa terhadap sifat dangkal kekayaan dan status sosial. Pada akhirnya, setelah meraih ketenaran dan kesuksesan dalam dunia restoran yang kompetitif, ia menghadapi kehilangan yang menghancurkan ketika Valentine dieksekusi selama kekerasan Komune Paris. Tragedi ini mendorongnya untuk melakukan introspeksi mendalam tentang kehidupan, kematian, dan kondisi manusia, membawanya ke dalam keadaan berkabung serta perenungan atas masa lalunya. Pada akhirnya, ia menemukan penghiburan dalam alam dan kesederhanaan hidup, yang menandakan transformasi mendalam yang berakar pada penderitaan dan berlalunya waktu.