"Libro della divina dottrina: Dialogo della divina provvidenza" karya Catherine adalah risalah spiritual yang ditulis pada akhir abad ke-14. Karya ini mengeksplorasi tema-tema mendalam tentang iman, kasih, dan hubungan antara manusia dan Tuhan melalui perenungan serta doa. Tokoh utamanya adalah sebuah jiwa yang merindukan hubungan ilahi dan menjadi perantara bagi keselamatan orang lain, khususnya Gereja dan dunia secara keseluruhan. Bagian pembuka teks memperkenalkan pembaca kepada sebuah jiwa yang dipenuhi hasrat mendalam akan kemuliaan Tuhan dan penyembuhan penyakit-penyakit rohani dalam diri umat manusia. Jiwa ini tekun berdoa dan merenung, menyampaikan empat permohonan kepada Tuhan: pengudusan diri, pembaruan Gereja, perdamaian di antara umat Kristiani, dan penyelenggaraan ilahi bagi semua. Seiring berjalannya narasi, jiwa tersebut diterangi oleh kehendak Tuhan bagi dunia dan mengalami semangat yang kian berkobar untuk menjadi perantara. Penulis menggambarkan pentingnya kerendahan hati, kasih, dan hasrat tulus untuk bersatu dengan Tuhan melalui tindakan dan doa, sekaligus membuka jalan bagi pembahasan yang lebih mendalam tentang hakikat dosa, rahmat, dan belas kasih ilahi.