“La femme au dix-huitième siècle” karya Edmond de Goncourt dan Jules de Goncourt adalah kajian sejarah yang ditulis pada pertengahan abad ke-19. Karya ini mengeksplorasi kehidupan perempuan di Prancis pada abad ke-18, dengan tujuan mengungkap nuansa dan kompleksitas keberadaan perempuan yang sering diabaikan atau disederhanakan dalam narasi sejarah. Para penulis bermaksud menyajikan telaah terperinci mengenai adat istiadat masyarakat, realitas psikologis, dan peran sosial yang membentuk pengalaman perempuan pada era yang menentukan ini. Bagian awal teks membuka pembahasan dengan merefleksikan penerimaan masyarakat terhadap kelahiran anak perempuan pada abad ke-18, dengan menekankan bahwa seorang anak perempuan sering dipandang sebagai kekecewaan dibandingkan dengan calon pewaris laki-laki. Narasi kemudian berlanjut dengan uraian mendalam tentang pengasuhan dan pendidikan anak perempuan, yang menyoroti pengaruh seorang pengasuh dalam membentuk mereka menjadi calon istri yang pantas. Para penulis mengupas kontras tajam antara kebahagiaan dan keterbatasan yang dihadapi perempuan, penurunan mereka ke dalam peran yang ditentukan oleh perkawinan dan harapan masyarakat, serta dinamika rumit dalam hubungan mereka. Muncul tema mendasar mengenai pengorbanan, harapan, dan kenyataan hidup perempuan, yang mengundang pembaca untuk berinteraksi dengan konteks sejarah yang sangat membentuk perbincangan kontemporer tentang peran dan identitas gender.