“A Gratidão” karya Camilo Castelo Branco adalah sebuah novel yang kemungkinan ditulis pada pertengahan abad ke-19. Kisah ini berpusat pada kesulitan yang dihadapi seorang gadis muda bernama Rosa dan neneknya yang sudah lanjut usia serta buta, yang terdorong untuk mencari perlindungan kepada seorang perempuan penuh kasih bernama Dona Thereza. Perjalanan mereka ditandai oleh berbagai tantangan berat yang diperparah oleh kondisi musim dingin yang keras, menonjolkan tema keteguhan hati, rasa syukur, dan ikatan antargenerasi. Pembukaan novel ini menghadirkan suasana muram namun menyentuh, memperkenalkan Rosa dan neneknya pada hari-hari terakhir bulan Desember, saat mereka berjuang menembus salju. Perempuan lanjut usia yang lemah dan buta itu mengungkapkan keputusasaan atas perjalanan mereka yang sulit, sementara gadis pemberani itu menopangnya dengan keteguhan hati yang tak tergoyahkan. Ketika akhirnya mereka tiba di rumah Dona Thereza, tema belas kasih dan kebaikan muncul saat Rosa menceritakan kisah tragis kehilangan yang dialami keluarganya. Narasi ini mengisyaratkan kekuatan transformatif cinta dan dukungan, ketika Rosa dan neneknya sama-sama mencari tempat baru di dunia yang selama ini tidak berbaik hati kepada mereka. Gambaran awal tentang penderitaan mereka ini menjadi landasan bagi kisah yang berkembang dengan kedalaman emosional dan komentar sosial.